Pak Harto Tokoh Dunia
MESKI sudah hampir 10 tahun H.M. Soeharto lengser dari posisinya sebagai Presiden RI, hingga saat ini namanya tetap menjadi bahan pembicaraan yang menarik bagi dunia internasional.
Terbukti, wafatnya penguasa Orde Baru tersebut menjadi berita utama (headline) media-media ternama dunia.
Situs-situs terkenal seperti CNN, BBC, Al Jazeera, dan ABC, Senin (28/1) menampilkan pemakaman jenazah mantan penguasa Indonesia itu lengkap dengan foto prosesi pemakaman di Astana Giribangun, Karanganyar Jateng.
CNN menurunkan judul "Thousand Mourn Soeharto`s Passing" (Ribuan Orang Berduka Atas Meninggalnya Soeharto). Sementara itu, situs berita Australia, ABC melaporkan kedatangan mantan Perdana Menteri Australia Paul Keating ke Astana Giribangun.
ABC dalam laporannya menyatakan Soeharto dimakamkan layaknya raja-raja Jawa. ABC menyebut Soeharto sebagai mantan orang kuat.
Al Jazeera menurunkan laporan yang berjudul "Soeharto Buried with Full of Honours" (Soeharto Dimakamkan dengan Penuh Kehormatan).
Soeharto memang kerap menjadi bahan pemberitaan media internasional atas langkah-langkahnya yang dianggap kontroversial. Namun, beberapa pemimpin negara menilai Soeharto juga punya peran dalam tataran politik dunia.
Jika di Indonesia Soeharto dikenang sebagai sosok yang karismatik, tenang, murah senyum namun bertangan besi, lantas siapakah Soeharto di mata dunia internasional? Sosok seperti apakah Soeharto dalam pandangan para pemimpin dunia? Rekan seperti apakah Soeharto di mata mereka?
Terlepas dari kontroversinya karena dianggap telah melanggar hak asasi manusia (HAM), namun para pemimpin negara-negara Asia Pasifik sepakat menganggap Soeharto sebagai sosok yang telah membawa modernisasi, kemajuan ekonomi, dan persatuan di Indonesia. Sebagai seorang pemimpin negara, Soeharto mampu menciptakan hubungan bilateral ataupun multilateral di kancah internasional dengan sangat baik.
Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo, Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi, mantan Perdana Menteri Malaysia Dr. Mahathir Mohamad, Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukuda, Duta Besar Thailand untuk Indonesia Akrasid Amatayakul, dan sejumlah penjabat tinggi negara-negara sahabat lainnya, sama-sama menyatakan Soeharto sebagai tokoh yang tidak akan dilupakan, tokoh yang akan selalu dikenang. Mereka menilai Soeharto sebagai sosok pemimpin negara yang selalu tersenyum, ramah, mudah bergaul, dan tak segan membantu negara lain. Soeharto juga dikenal dunia internasional sebagai tokoh yang ikut andil dalam upaya menciptakan perdamaian dunia melalui Gerakan Non-Blok (GNB).
Masyarakat negeri jiran Malaysia menyatakan, meninggalnya Soeharto merupakan kehilangan besar. Apalagi, jasanya sangat besar dalam mengakhiri konfrontasi dengan Malaysia.
Warga Filipina pun mengingat jasa Soeharto dalam membantu menciptakan perdamaian di Mindanao, kawasan selatan Filipina. "Dia (Soeharto-red.) selalu mengingatkan Indonesia-Malaysia berasal dari rumpun yang sama," ungkap Mahathir. Tanggapan pun terlontar dari mulut Badawi. "Kami telah kehilangan seorang sahabat dekat," kata Badawi.
Baik Arroyo maupun Presiden Singapura S. R. Nathan menganggap Soeharto sebagai salah seorang Bapak ASEAN, karena di mata negara ASEAN, dia memiliki visi yang cemerlang untuk terwujudnya perdamaian dan kemakmuran ASEAN dengan tetap saling mengerti dan menghormati. "Keberhasilan ASEAN tidak terlepas dari tangan beliau," ungkap Arroyo. Dalam surat resminya, Nathan menyampaikan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Soeharto adalah orang yang telah membantu bersatunya negara-negara ASEAN dan sangat berperan dalam mengonsolidasikan negara-negara ASEAN.
"Hal yang terhormat dalam kepemimpinan Anda (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono-red.), untuk memberikan penghargaan yang sepantasnya bagi seorang ilustrator pemimpin Asia Tenggara, negarawan, dan putra Indonesia yang berjasa," ungkap Nathan dalam surat resminya.
Duta Besar AS untuk Indonesia, Cameron Hume menuturkan, meskipun banyak kontroversi, Soeharto adalah tokoh bersejarah yang berpengaruh di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara khususnya. Menteri Luar Negeri Inggris, David Miliband juga menuturkan bahwa Soeharto memainkan banyak peran dalam kemajuan Indonesia. Duta Besar Pakistan, Mayjen (Purn.) Ali Baz mengingatkan agar bangsa Indonesia menghormati Soeharto atas jasa-jasanya.
Mantan Perdana Menteri Australia Paul Keating dan Jaksa Agung Australia Robert McClelland yang mewakili negara Australia dalam prosesi pemakaman Soeharto mengingatkan bangsa Indonesia bahwa meskipun dianggap sebagai orang yang paling buruk karena telah menyebabkan adanya pertumpahan darah dan melanggar HAM, Soeharto tetap tercatat sebagai tokoh di balik pembangunan ekonomi Indonesia dan akan dikenang dengan penghormatan tinggi.
Perdana Menteri Australia Kevin Rudd ikut memuji peran mantan Presiden Soeharto dalam memajukan Indonesia serta membangun ASEAN dan APEC. Meski hubungan Australia-Indonesia baik, Rudd tak lupa mengkritik Soeharto karena pelanggaran HAM di Timor Leste.
Di balik jasa-jasa besarnya, Soeharto juga meninggalkan banyak kepahitan bagi sejumlah orang. Kelompok Hukum Timur Leste menuturkan kekecewaannya karena ternyata Soeharto meninggal tanpa kejelasan hukum. "Ia meninggal di tempat tidur bukan di penjara. Ia terlepas dari hukum pengadilan atas sejumlah tindakan kriminalnya di Timur Leste dan kepulauan Indonesia," ujar salah seorang dari mereka.
Sementara itu, Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao, orang yang pernah dipenjara semasa Soeharto menjabat, tetap berbesar hati memberikan penghormatan terakhirnya untuk Soeharto. Xanana turut menyatakan belasungkawa atas kepergian mantan orang nomor satu Indonesia itu. (Ari Nursanti/"PR", dari berbagai sumber)***
HM Soeharto merupakan tokoh kunci dalam negera-negara non blok. Pengaruh dan andil yang besar dalam menciptakan perdamaian dunia patut diacungi jempol. Pengiriman pasukan perdamaian dari Indonesia yang telah dikirim keberbagai negara-negara konflik membuktikan bahwa politik negara Indonesia adalah bebas aktif.
http://www.pikiran-rakyat.com/prprint.php?mib=beritadetail&id=9925
http://www.suharsomulyono.blogspot.com
skip to main |
skip to sidebar


1 komentar:
yes...yes....ok...jombe hihhihihi
Posting Komentar